MANADO—Himpunan Perawat Gawat Darurat dan Bencana Indonesia (Hipgabi) Sulut mendapatkan hadiah spesial saat Kongres Nasional ke-2 Hipgabi di Bengkulu, 30 November hingga 1 Desember, kemarin. “Usai pemilihan pengurus pusat, Hipgabi Sulut dipercayakan menjadi tuan rumah pada Kongres Nasional ke-3 Tahun 2018 nanti,” jelas Ketua Hipgabi Sulut Ns Suwandi Luneto SKep MKes, kemarin via ponsel.
Hipgabi Sulut pun menyatakan kesiapan dan segera mempersiapkan aspek pendukung saat kembali ke Manado. “Perawat dalam perkembangan profesinya, dituntut untuk mengembangkan ilmu dan teknologi demi pelayanan kesehatan yang lebih baik kepada masyarakat,” ujar salah satu kandidat Ketua Umum Hipgabi yang mendapat dukungan beberapa pimpinan daerah itu. Hipgabi, diterangkan Suwandi, dibentuk untuk meningkatkan pelayanan keperawatan komprehensif kepada pasien yang menderita cedera akut atau kondisi mengancam jiwa di situasi keseharian atau keadaan bencana.
Salah satu pemateri dalam seminar di Bengkulu itu mengatakan, Hipgabi Sulut meski masih berusia muda, tapi terus mengaktualisasikan kemajuan teknologi kegawatdaruratan dan bencana baik di tingkat daerah maupun nasional. “Kami bersama PPNI sebagai organisasi perawat Indonesia, terus bertekad menciptakan perawat yang berkualitas memenuhi pelayanan kesehatan berkualitas pada masyarakat,” tutur salah satu dosen keperawatan lulusan Unhas Makassar ini.
Sementara itu, Sekretaris Hipgabi Sulut Ns Oldi Rembet SKep menerangkan, pada Kongres II ini, kontingen Sulut mengirimkan peserta terbanyak. “Ada delapan belas orang terdiri dari pengurus inti, ketua bidang dan anggota dari berbagai rumah sakit dan institusi pendidikan di Sulut,” kata perawat asal RSUD Manembo-nembo Bitung tersebut.(tr-09/gyp)
Sumber :
MANADO POST

selamat siang. . .senang sekali bisa berkunjungan dihalaman yang sangat relevan ini.sukses selalu dan di tunggu artikel terbarunya tetap semangat !!!
BalasHapusObat Herbal Diabetes Melitus